Wednesday, March 20, 2013

When The Crap Still Haunts



We know pals, each of us must have had past. Some are good and some are bad. The good one will always remembered well. But how about the bad?

Sigh... That's what just I feel right now... Feels like I want to drive, but a handbrake still active. Especially with the conditions which all people can acces it easily...

I don't know what exactly happens to me. But when I remembered it, then just feels obviously pain, embarrassment, anger, mixed together.

Sigh... I'm ashamed... Very-very ashamed about this...

Sunday, February 03, 2013

.: Entrepreneur :.

.: Entrepreneur :.

A very recomended way to become rich and wise. Better strategy for better profit. But remember, no matter how well our knowledge, if God wants us to go bankrupt, then we just go bankrupt...

Wednesday, January 02, 2013

The Flower Garden (Next Story)


Kawan, masih ingatkah dengan bunga yang kurawat lalu?

Yap, bunga yang begitu cantik, manis, rupawan, dan paling indah diantara bunga-bunga lainnya. Tapi sayang, bunga itu bukanlah milikku.

Aku menemukannya berserakan tak terawat di hutan. Sepertinya bunga yang indah ini telah dibuang oleh pemiliknya. Pemilik yang sungguh tak bersyukur bahwa dia telah memiliki bunga yang amat elok nan cantik.

Baiklah, daripada ia mati, sebaiknya kuselamatkan dan kurawat. Semoga dapat tumbuh indah dan bersemi di kemudian harinya.

Hari berganti hari, pekan berganti pekan, terus aku rawat bunga yang manis ini. Kusirami tiap hari, kuberi pupuk yang terbaik dengan cukup, kubersihkan dari hama-hama dan penyakit lainnya, serta selalu kudoakan demi keselamatan bungaku yang special ini. Agar ia mampu tumbuh sempurna sesuai harapanku. Amiin...

Tak berapa lama, kuncupnya bermekaran. Warna-warni dan begitu semerbak aroma wanginya. Cantik sekali. Tiap orang yang melihat bungaku ini pasti cemburu, mereka ingin juga memiliki bunga yang special seperti yang kupunya. Sungguh anggunnya bungaku yang satu ini, selalu membuatku tersenyum tiap kali kumenatapnya. Betapa bersyukurnya aku kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena telah menganugerahiku varietas terbaik dari ras bunga ini. Alhamdulillah...

Waktu berjalan, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun. Selalu kuberikan nutrisi terbaik untuk bungaku yang satu ini. Suatu hari persediaan pupuk terbaikku sudah mulai menipis. Aku harus mencari pupuk terbaik ke seantero negeri karena memang bahannya campuran dari unsur-unsur terbaik dari seluruh penjuru mata angin. Wahai bunga manisku, maafkan aku. Mungkin dalam beberapa waktu kedepan aku akan meninggalkanmu sejenak tuk mendapatkan pupuk terbaik. Tentu supaya perkembanganmu sempurna tanpa cacat. Aku harap engkau sabar menanti kepergianku ini.

Pekan berganti pekan, kutelusuri seluruh pelosok daerah tuk mendapatkan bahan pupuk terbaik itu. Dari sebuah pulau terpencil, hingga puncak gunung berapi, dari padang rumput, hingga semak belukar. Semuanya kuarungi demi menemukan komposisi yang tepat pupuk terbaik untuk bunga specialku. Tak mau sedikitpun kukurangi komposisinya agar kondisi pupuknya selalu terbaik. Dan akhirnya akupun kembali.

Kawan, malang tak mampu kuhindari. Bunga yang kutinggalkan ternyata berubah menjadi ganas. Ia tumbuh menjalar kemana-mana dengan durinya yang tajam lagi beracun. Tak hanya itu saja. Bunga yang tadinya cantik, elok, rupawan, kini menjadi bunga pemakan daging dan liar. Sungguh mengerikan kawan...

Berkali-kali aku mencoba mendekatinya, namun ia selalu berusaha menerkamku. Selain itu, dengan racunnya ia menginfeksi tanaman-tanaman lain disekitarku, tak ayal semua menyerangku. Aku hanya mampu menghindar. Namun, dalam hati kecilku rasanya ingin sekali memulihkan bunga specialku itu. Tapi apalah daya, seberapa keras aku mencoba, sekuat itulah serangan yang ia lancarkan kepadaku. Sungguh sulit kawan, apalagi ditambah tanaman lain yang juga siap menghabisiku...

Aku mundur sejenak. Terdiam dan merenung dalam kesedihan. Mengapa bunga special yang selalu kurawat menjadi begini? Padahal hanya kutinggal sebentar tuk mencari pupuknya.

Nasi sudah menjadi bubur. Bungaku yang cantik, elok dan rupawan kini hanya kenangan saja. Semuanya terkubur halus bersama mimpi-mimpiku. Kini semuanya telah sirna. Aku kembali merantau. Entah apa kan kutemukan bunga yang jauh lebih special lagi atau tidak...

Wednesday, December 26, 2012

Terima Kasih 2012

Sungguh hadirmu tak luput dari rasa syukurku terhadap Sang Penciptamu wahai 2012.

Betapa kau tahun yang benar-benar banyak memberikan pelajaran berarti bagiku. Mulai dari bisnis, kau memberiku pelajaran bagaimana rasa manisnya kesuksesan, profit bertambah, tapi kau juga mengajarkanku bagaimana rasa pahitnya merugi, kebangkrutan, bahkan ditipu...

Kau juga memberiku experience bagaimana rasa nikmatnya saling mencintai, dan begitu sakitnya dikhianati. Sungguh banyak sekali pelajaran yang aku dapatkan darinya. Tak akan mungkin aku lupakan begitu saja...

Beribu terima kasihku atas pelajaran yang kau berikan, kawan. Dan aku minta maaf jikalau aku tak mampu memanfaatkanmu semaksimal mungkin. Maafkan aku yang telah banyak menyia-nyiakanmu, melupakanmu, walau jelas aku tahu kalau kita tak kan mungkin bertemu lagi....

Kawan, terima kasih banyak...

Sunday, March 25, 2012

Modifikasi Stiker Decal Pulsar 220

Umur si Pulsie dah makin tua nih. Lama-lama gregetan juga pingin nge-refreshment tampilannya. Iseng aja main ke tukang cutting sticker, nanya-nanya kira-kira bisa nggak ya si Pulsie di modifikasi decal biar kelihatan FRESH. Hehehe... Wow, ternyata bisa!!! Tapi masalahnya mereka nggak punya template untuk Pulsar 220. Yaahhh, mau nggak mau mesti bikin desainnya sendiri.. Okelah, nggak usah banyak ngeluh. Mumpung ada Photoshop, coba aja bikin desainnya dengan skill pas-pasan. Tema-nya kali ini modif racing. Kenapa? Soalnya body si Pulsie ini kan udah Racy banget, tambah lagi aku yang tipenya suka ngebut makin suka kalau si Pulsie dimodif yah paling nggak "kelihatan" kenceng. Hehehe...Yuks....

Nah ini versi aslinya si Pulsie. Item polos cuma putih di giginya doang. Eh knalpotnya deng. Hehehe...

Iseng ah, dimiripin sama motornya Colin Edwards. Jadi Pulsar Yamaha dong? Nggak kok, cuma sticker aja. Lumayan nggak perlu ganti warna STNK

Nah kalau ini dimiripin sama Honda Repsol Repost. Suka sih sama warnanya nge-JRENG, Tapi kayaknya perlu ngeluarin biaya lebih mahal nih.

Udah segitu dulu, nanti kalau ada lagi akan aku publish. Kalau mau di download monggo-monggo saja, nggak ada Hak Cipta, kalau mau nanya-nanya juga silahkan, berbagi makin banyak makin baik. Hehehe. Sekarang kembali kerja dulu ya... :D

Sunday, March 11, 2012

.: Do'a :.

.: Do'a :.

Yaa Rabb, berjuta syukurku atas segala karunia-Mu dalam kehidupan kami ini. Berikan kelimpahan rahmat pada kehidupan kami selanjutnya... Amiin yaa Robbal 'alamiin.

Thursday, February 09, 2012

Simfoni Januari

"Kisah kita, berakhir di Januari..."

Itulah sepotong lagu dari Glenn Fredly. Mungkin hanya sekedar lagu yang tak sengaja kudengar dari shuffle playlist. Tapi entah kenapa, ketika sampai di bait itu seperti ada Trigger yang terpicu dalam pikiranku. Pemicu ledakan kuat yang tidak hanya dalam pikiran, tapi juga emosi, serta memori-memori lama yang muncul kembali ke permukaan... Fiuh... Sungguh complicated kawan...

Hampir dua tahun kita bersama, menyelaraskan pikiran, menyatukan hati, membangun mimpi-mimpi, bahkan merencanakan masa depan. Akan tetapi mungkin benar kata orang, "Manusia hanya bisa berencana, namun Tuhan yang berkehendak." Semua yang telah kita bangun dan rencanakan mesti kandas... Pikiran yang sudah selaras kembali jalan sendiri-sendiri, hati yang sudah disatukan bercerai berai, mimpi yang sudah dibangun harus dikubur, dan masa depan yang sudah direncanakan tinggal angan-angan... *Sigh*...

Begitu pahit rasanya kawan.. Betul-betul pedih dihati... Entah karena aku yang Melankolis atau memang benar-benar saking sakitnya yang aku rasakan. Bukan sakit karena soal siapa yang benar atau salah, tapi sakit ketika menyadari bahwa semuanya harus dikubur. Ya, semua mimpi, semua kenangan suka duka bersama, hingga sampai memori paling detail kita mesti dikubur, dipendam, dan entah bisa kembali diangkat atau menunggu terurai oleh waktu...

Masih teringat jelas dalam pikiranku jejak-jejak dirimu sejak pertama kita bertemu. Bahkan sejak sebelum kita bertemu. Semua masih tertempel detail dalam timeline pikiranku. Betul-betul detail hingga akhir hubungan kita. Masih tersimpan catatan-catatan kita berdua. Catatan pertemuan kita, catatan apa yang kita lakukan bersama, yap semua catatan cinta kita :)

"So this is me, swallowing my pride, standing in front of you saying I'm sorry for that night"

Yap, itulah potongan lagu "Back to December" dari Taylor Swift. Dan lagu itu menurutku mirip dengan kondisi kita... Seperti apa yang tertuang dalam lagu itu, aku ingin meminta maaf kepadamu. Maaf sebesar-besarnya atas segala kesalahanku. Baik yang aku sengaja maupun yang tidak dalam dua tahun hubungan kita. Sungguh aku meminta maaf dari lubuk hatiku yang paling dalam ... Aku bukanlah lelaki yang rupawan, bukan lelaki yang kaya raya, dan aku mungkin bukanlah lelaki yang diharapkan oleh orang tuamu, tapi aku harap kau mau memaafkanku. Hanya sekedar maaf yang kuminta, cukup itu saja sayang... :)

Kudoakan kebahagian selalu menyambangimu. Kudoakan juga kebahagiaan keluargamu kelak bersama sang penggantiku. Entah siapapun dia, jikalau engkau dan keluargamu menghendaki sang penggantiku maka akan kubantu kebersamaanmu walau mungkin akan menyakitkan diriku. Aku janji sayang... :)

Kita sudah berpisah sayang... Terima kasih atas banyak pelajaran dan experience yang kau berikan kepadaku. Kuharap kau juga banyak belajar. Jangan kecewakan penggantiku, kau kecewakan dia berarti kau kecewakan aku dan prang tuamu...

Have a nice Life, lady...

Tuesday, January 03, 2012

Touring With Pulsar 220

"Gimana sih rasanya touring pakai Pulsar 220?"

Hehehe, banyak kawan yang tanya pertanyaan-pertanyaan seperti itu. Setelah 4 bulanan pakai Pulsar 220 DTS-i ini, yah kerasa lah sedikit banyak riding impression yang didapat. Tapi yang paling 'menusuk' di dalam diriku ini ada beberapa feel. Langsung aja yah biar ngga ribet... :D

Positif:
  1. Irit, jarang banget ke Pom Bensin. Full tank di Jakarta, sampai Jogja masih ada bensin.
  2. Tenaga besar, pernah rolling High Speed sama Om Ipoh PATRIOT Prides antara 125-135kpj beban penuh. Kondisi standard lho. Hehehe
  3. Torsi juga besar, dibawa tanjakan di gigi 3-4 masih cukup bertenaga.
  4. Kalau kondisi kering, enak banget melahap jalan meliuk-liuk seperti di Nagrek, Purwakarta, & Puncak Alur ban MRF-nya cukup 'menggigit' aspal.
  5. Klakson standar cukup kencang, walaupun lebih enak diganti yg lebih kencang untuk safety.
  6. Banyak komunitasnya, di jalan sering banget "toet-toet" sama Pulsar Rider lain.
Negatif:
  1. Riding position agak bungkuk (tinggi aku 178 cm), jadi agak pegal.
  2. Kalau jalanan basah roda agak licin. Pernah sekali hampir kepleset di Bandung.
  3. Nggak ada cantolan buat helm, kalau istirahat ya helm mesti dibawa biar ngga hilang. Atau diletakkan di Box biar lebih aman.
Sementara yg terasa itu, nanti kalau ada tambahan ya aku update lagi...
Narsis dikit deh. hehehe...

Touring with PATRIOT PRIDES.

Wet Riding di Purwakarta.

Narsis di Situ Patenggang Jawa Barat.

Eaaa, narsis lagi di Kebun Teh Ciwidey.

Rest in Wangon, nyicip kuliner setempat. Hehehe

Di Cangkringan Gn. Merapi bareng mas @RintoDono.

Nyobain track off road, ga cuma trail doang yang bisa lho. hehehe

Touring di Jogja bersama PRIDES BANDUNG.

Oke segitu dulu ah :D


Monday, August 08, 2011

Full Fairing Pulsar 220

Dalam pembelian Pulsar 220 DTS-i kemarin, sama mbak-mbak dealernya ditawarin mau beli full fairingnya sekalian atau enggak? Setelah lihat-lihat kayaknya lumayan bagus deh, soalnya belum ada pembanding. Yaudah bungkus aja satu. Berapa harganya? Tambahan full fairing ini aku banderol dengan harga 600ribu rupiah. Ya lumayanlah. Langsung aja penampakannya. hehe.

 Masih dibungkus nih .

 Bahannya dari fiber, eh sekarang udah ada yg dari plastik ABS T_T

 Ada 3 bagian, kanan, kiri, sama bawah.

Ini bungkusan yang kanan.

Ini kalau dah dipasang, lumayan kan. :D Tapi sayang jadi nggak bisa pakai Engine Guard.

Ya beginilah penampakannya. Dari sana udah disediakan bracket-bracketnya, jadi tinggal pasang doang. Dipasangin juga sama orang dealer datang kerumah. Nggak getar, cukup rigid nempelnya, cuma setelah beberapa bulan pakai ada banyak goresan dalam di bodi pulsarku gara2 gesekan sama fairing ini. Yaudah nggak apa-apa, resiko. hehehe

Sunday, August 07, 2011

New Ride, New Pulsar 220 DTS-I

Akhirnya setelah sekian lama menanti, datang juga motor pesenanku. Oh ya, kenapa aku menjatuhkan pilihan ke Pulsar 220 ini? Padahal masih banyak pilihan lain apalagi motor-motor Jepang yang sudah bisa diandalkan kualitas barang & servicenya. 

Ini beberapa pertimbanganku:
  • Dulu aku pakai Suzuki Satria FU 150. Pernah ngerasain gimana tarikan 'gila'-nya. Dibandingkan motor 150cc lainnya yg beredar di Indonesia. Jadi nggak mau kalau tenaganya lebih rendah dari Satria FU, maka aku pilih Pulsar 220.
  • Mesin 220cc DTS-I yang di klaim dealer bisa mengeluarkan 21ps.
  • Harga murah, cuma Rp. 18,6 juta. Coba bandingkan dgn yg sekelas?
  • Tanki besar, masuk 20 liter bensin. Wow!
  • Modelnya motor laki, bukan bebek. Yah berkesan gagah aja. hehe

Daripada kelamaan, langsung ke gambar aja yuk:
 Pertama kali datang ke rumah. Bareng Pulsar 135.

 Diturunin pelan-pelan dari mobil. Dag-dig-dug juga ya. Hehe.

 Ini tampak kanannya. Jelas kan kalau motor ini half fairing. Sayangnya footstep boncenger masih model bebek. Padahal kalau model racing mungkin kelihatan lebih gagah. Oh ya, nggak ada starter Engkol lho.

 Tampak kiri, lumayan gagah deh. Ada standar samping, ada standar berdiri juga.
 Ini dari depan, kelihatan kan kalau alur roda depannya kebalik.

 Ini dari belakang. Kayaknya Dari belakang mirip sama P180 & P200 ya?

 Kalau dari samping kelihatan lumayan gagah. Tapi jujur motor ini tinggi banget. Aku yang tinggi badannya 178 cm aja tetap mesti jinjit. Berat motor ini juga sekitar 150kg, kadang nahannya beraaattt. Ampuun...

 Speedometer sudah digital, tachometer masih analog. Di bawah speedometer ada indikator penunjuk gigi netral, lampu sein, lampu jauh, dan standar samping. Nah yang nyala merah di tachometer itu berarti bensinnya tinggal sedikit. Dia juga menyala kalau putaran mesin dah lewat 10.000 rpm. Di kanan ada juga tombol tripmeter. Enaknya di Pulsar ini tripmeternya ada dua. Enak kalau untuk touring.

 Ini panel kirinya. Kayaknya cuma Pulsar aja yang indikatornya bisa nyala gini. Sangat membantu pas malam hari. Ada pengatur lampu dekat/jauh, lampu sein, & klakson. Di belakangnya ada tombol 'pass' untuk nge-Dim.

 Ini panel yang kanan. Ada tombol saklar, tombol lampu & starter elektrik.

 Ini spionnya, lumayan lebar tapi tetap aja hampir 1/3-nya masih kelihatan badan kita, agak ganggu juga sih. Tapi akku suka disitu ada tulisan "OBJECTS IN THE MIRROR ARE CLOSER THAN THEY APPEAR". Maksudnya objek yang terlihat di spion itu lebih dekat dari kelihatannya. Maklumlah, cermin cembung.

 Ada orang yang bilang "sayang ya masih double shock". Secara tampilan memang iya, tapi shock breaker Pulsar ini standarnya empuk banget. Pakai gas pula, dan enaknya bisa diatur mau empuk atau keras.

 Ini sisi kiri mesinnya. Sudah pakai Oil Cooler, dan klaksonnya pun kayak klakson mobil. Di rangkanya banyak lubang mur, mungkin bisa dipakai untuk Engine Guard atau asesoris lainnya.

 Ini yang aku suka. Semua remnya cakram, dari Bybre pula. Bybre ini rem yang diproduksi sama Brembo untuk motor dengan kubikasi kecil. Siapa sih yang nggak kenal Brembo? Pakem juga rem-nya tapi roda juga nggak gampang kekunci. OK lah buat safety.

 Ini juga yang aku suka, lampu dekatnya sudah proyektor. Jadi selain terang, luas juga daya jangkaunya. Penerangan sangat baik untuk malam hari. Kayaknya nggak mesti pasang HID lagi deh. Hehehe...

 Lampu jauhnya nggak kalah sangar. Xenon bro. Sorotannya naik tinggi banget pula, bisa nyorot tower komunikasi. Untung bisa diturunin. Parahnya dari jarak 200 meter, lampu motor ini udah silau, serius.

Ban standard pabrikannya juga udah tubeless, jadi lumayan lebih aman lah daripada ban biasa. Berguna banget untuk touring nih.

Kesimpulanku kali ini, sepertinya motor Bajaj Pulsar 220F ini didesain untuk sport touring, bukan kebut-kebutan macam Ninja 250R. Radius putarnya lebar, jadi kalau belok nggak bisa patah, mesti ambil haluan dulu kayak truk. Hehe.

Oh ya, harganya kan cukup murah, jadi nggak sayang deh kalau mau dioprek. Rencana kedepanya aku mau ngoprek cat, & mesin untuk dongkrak penampilan & performa.

OK, segitu dulu aja ya review Bajaj Pulsar 220 DTS-I ini. Terima kasih banyak buat semua yang udah berkunjung & nyimak sampai akhir. Tunggu kelanjutannya lagi soal performa motor ini nanti. Akan aku publish disini juga.

Moga bermanfaat.
Regards @hahabibi.

Sunday, July 03, 2011

.: Dayung Sampan :.

.: Dayung Sampan :.

 Senja tiba di Karimunjawa, nelayan tradisional mulai melaut. Tapi ini bukan nelayan, ini aku sendiri.

Wednesday, June 15, 2011

.: Break The Horizon :.

.: Break The Horizon :.

There's no horizon between water surface and the sky. South side of Karimunjawa island is a good destination to enjoy this view. Blue, calm, and soft.... Yes, it is Karimun Jawa island, Indonesia.

.: Siluet Karimun Jawa :.

.: Siluet Karimun Jawa :.

Matahari lambat laun mulai terbenam di ufuk barat, nelayan mulai melaut, hewan nocturnalpun mulai bermunculan. Sekarang saatnya menikmati sunset di pantai barat pulau. Luar biasa!

.: Chaotic :.

.: Chaotic :.

After half day run out of energy, electricity became a vital need for this cell phones. And what will happen if there are too many mobile phones while only one power source? Yeah, The terminal definitely being important.

Launch Domain Baru "www.hahabibi.com"

Setelah berhari-hari mabok bingung gimana caranya pointing domain pribadi ke Blogspot, alhamdulillah akhirnya berhasil juga. Hehehe...

Oke, sekarang resmi diumumkan kalau blog pribadiku berubah domain jadi www.hahabibi.com setelah sebelumnya selama lima tahun berdomain di watisa193.blogspot.com.

Kenapa memilih nama "hahabibi"? Alasannya simple kok. Cuma karena ID Twitterku bernama @hahabibi. Jadi sekalian aja blogku ini dikasih domain www.hahabibi.com. Selain lebih simpel,  domain yang sekarang lebih mudah diingat oleh orang lain kalau aku sebutkan. Jadi dipilihlah nama ini.

Yah semoga kedepannya bisa bertambah bermanfaat bagi kawan-kawan pembaca semua. Dan bisa jadi ajang tempat oret-oretan semi formal aku pribadi. Hehehe...

Saturday, April 09, 2011

Good Bye B 6879 KUA

Walau baru satu setengah tahun dia menemaniku, tapi sudah banyak kenangan yang telah kita lalui bersama. Entah pengalaman manis maupun pahit. Kini dia telah meninggalkanku entah kemana... bla-bla-bla...

Set dah, melankolis banget ya... hahaha...
Ya intinya aku cuma ingin share aja, kalau motorku si Satria hilang....
Kejadiannya pada tanggal 16 Maret 2011 sekitar jam 19.30 WIB. Lokasi di depan GOR Padjajaran Bandung. Aku nggak ngerti kejadian pastinya gimana, yang jelas tu si Satria dipinjem temen, pas aku balik ke kosan eh ditelfon sama dia disuruh ke Kantor Polisi yg di depan KFC Padjajaran. Taunya motorku ilang... Huhuhu.. Shock juga sih. Tapi analisaku si pencurinya nggak akan bisa bawa motor itu jauh, soalnya ada pengaman yang bikin kontaknya nggak bisa di starter. Hmmm... Jadi dia mesti nuntun motor itu...

Yaudah, tanpa pikir panjang minta temen-temen nyisir sekitar situ. Minta mantan ketua Geng Motor Bandung Brig** juga, biar nanti kalau ketemu langsung diincer tuh pelaku, di xxxx-in, baru dilempar ke kantor Polisi. Grrr...

Satu jam nyisir rame-rame masih belum ada tanda-tanda akan ditemukan, tapi ada laporan dari Polisi kalau si pencurinya berbadan agak gemuk, memakai jaket kuning, dan wajahnya agak oriental... Hmm... Dari keterangan tukang parkir di Gor Padjajaran juga mirip seperti itu. OK lah disimpan dulu, siapa tau di masa depan kalau ketemu bisa dicurigai orangnya.
Dan herannya lagi helm yang dibawa sama pencuri itu juga bisa ketemu, kata Polisi yang menemukannya, helm itu dititipkan di warung atau bengkel (lupa) dan si pelaku minta tolong supaya motorku bisa dihidupkan ke penjaga warung itu. Tapi entah berhasil atau tidak, aku nggak tahu.

Nah, mulai mengerucut nih. Jadi kemungkinan si pelaku menuntun motorku dari GOR Padjajaran melawan arah, terus ke selatan ke arah Hotel Cemerlang. Tapi setelah itu ngga ada info lagi. Dan ada yang mensinyalir kalau dia punya teman yg membantu dorong motorku dengan motor si temannya itu. Nah, ternyata sindikat...

OK, udah setengah bulan berlalu, tapi masih belum ada kabar dari Polisi. Kemungkinan Satriaku sudah di preteli dan dijual terpisah-pisah. Yah bisa jadi ke Pasar Loak yang di dekat Ciroyom... Siapa yang tau? hehe

Ciri-ciri motorku seperti ini:
Suzuki Satria FU 150 Abu-abu hitam Lansiran 2009.
Pernah di posting di http://cobasaja.com/content/view/20/32/
Secara detail, plat nomornya B 6879 KUA


1. Logo Suzuki aku ganti dengan Logo Yamaha.
2. Ada pecah di mika plat nomor.
3. CDI warna hijau terlihat di lingkaran itu (Di gambar ini ngga ada).


4. Di spakboard belakang ada sticker "Dago Plaza" warna putih. (Gbr ilustrasi)

5. Tulisan 1000ml menyamping, CBU punya.

Bagi yang punya Info keberadaan motor ini bisa kontak aku di watisa193@gmail.com
Dan pasti akan ada Reward besar bagi yg berhasil menemukannya...

Dan bagi pencurinya... Sehebat apapun sindikat anda, atau bermain dengan oknum aparat sekalipun, suatu saat pasti akan aku temukan... Soalnya sketsa wajahmu sudah aku terima.

Saturday, September 25, 2010

Untuk Apa Adipura?

Ya, sesuai judulnya. "Untuk apa Adipura ?", pertanyaan yang tiba-tiba terlontar dalam pikiranku ketika aku sedang mengendarai mobil di sekitar kota Bekasi.

Untuk apa mendapat penghargaan Adipura kalau banyak akses jalan di kota ini yang rusak berat seperti yang aku sering lewati? Aku tinggal di kota ini hampir lima belas tahun, sudah banyak yang berubah di kota ini, terutama pembangunan pusat-pusat perbelanjaan yang makin menjamur dan area perumahan yang makin tak terhitung. Banyak mall dibangun, dimana-mana didirikan ruko, bahkan mini market juga hadir hingga ke pelosok. Tapi anehnya yang paling sering dikeluhkan masyarakat banyak sekali jalan yang rusak di wilayah Bekasi ini. Bahkan ada yang sudah bertahun-tahun dibiarkan rusak berat hingga tidak nampak seperti jalan lagi, seperti sungai kering. Apalagi kalau hujan tiba, jalanan dipenuhi oleh genangan air bercampur tanah hingga seperti lumpur. Wah, kalau ada yang lewat, mau nggak mau harus siap-siap mencuci kendaraannya kalau sudah tiba di rumah. Belum lagi resiko makin cepatnya kerusakan komponen kendaraan dalam jangka waktu panjang kalau melewati jalan rusak itu terus menerus. Yah, memang nasib...

Saking kesalnya masyarakat, sampai ada warga yang memasang spanduk bertuliskan "Jalan ini bukti kebobrokan pemkot Bekasi." Itu yang aku jumpai di daerah Pejuang, Bekasi Barat. Ya memang kata warga disana jalan rusak itu jalan utama akses dari perumahan menuju jalan raya, tetapi keadaannya telah rusak berat lebih dari tiga tahun. Wah, pantas saja warga kesal. Tiga tahun itu kalau anak bayi yang baru lahir, tiga tahun kemudian sudah bisa lari mungkin... Hehe...

Belum lagi di daerah Bekasi Utara, Perumnas, Pondok Gede, dan sebagainya. Sebagian besar jalan rusak merupakan jalan yang berada di area perumahan. Tidak jarang jalan raya yang cukup ramaipun ada lubang menganga, bagai ranjau bagi setiap kendaraan yang lewat. Wah, bisa menyebabkan kecelakaan kalau begitu dong?
Yang aku tahu kalau nggak salah dalam UU Lalu lintas no 22 Tahun 2009 (kalau tidak salah ya) disebutkan bahwa bagi pengendara yang mengalami kecelakaan karena kerusakan jalan bisa menuntut atau meminta ganti rugi pada pemerintah (kalau tidak salah maksudnya begitu), aku nggak begitu hafal. Hmm... Kalau begitu sepertinya akan banyak sekali masyarakat yang akan minta ganti rugi pada pemerintah, lah iya kalau hanya kerusakan kendaraan, kalau sampai menyebabkan korban jiwa berarti pemerintahnya juga ikut dosa dong? Wih, pembahasannya jadi panjang begini...

Di beberapa ruas jalan rusak di daerah Bekasi yang sudah direnovasi juga sering ada keanehan. Misalnya perbaikan jalan yang terkesan setengah-setengah dan tidak tuntas. Gambaran sederhananya begini, misalnya jalan yang rusak sepanjang 1 km, tapi yang diperbaiki hanya 800meter. Ada juga yang diperbaiki hanya satu lajur, sedangkan lajur yang lainnya didiamkan rusak hingga berbulan-bulan, bahkan bisa hingga beberapa tahun. Akibatnya pengendara sering melawan arus lalu lintas untuk menghindari jalan rusak yang sering dimeriahkan dengan genangan air. Ini dia yang makin menambah tingkat kecelakaan diantara pengendara. Wah-wah... Lagi-lagi mesti ada yang dikorbankan di pihak rakyat.

Yah, sebagai warga Bekasi yang taat membayar pajak mungkin kita hanya bisa mengharap perbaikan dari pemerintah. Lebih berterima kasih lagi kalau bukan hanya jalan saja yang diperbaiki, tetapi termasuk drainase dan area resapan air. Memang semua tidak lepas dari peran semua lapis masyarakat dalam menciptakan kenyamanan. Paling tidak pemerintah memfasilitasi, dan masyarakat memeliharanya. Semuanya saling berkolaborasi hingga menciptakan keharmonisan dalam kehidupan...

Eh, sampai juga deh dirumah, pegel juga dari tadi nyetir lewat jalan rusak & becek. Istirahat dulu ah...
Yuk mari... ^_^

Percobaan Kembali

Ehm-ehm...
Setelah percobaan pertama sukses, sekarang percobaan kedua.
<i>Apa bedanya?</i>
Di percobaan pertama masih ada footer dari BlackBerry, nah apakah di percobaan kedua ini juga ada?
Nah, hasilnya...
Ternyataaa...

Percobaan Posting via BlackBerry

Yah, kali ini hanya sekedar postingan percobaan lewat handheld BlackBerry saya.
Kalau posting ini muncul, berarti berhasil.
Hmm...
Dicoba...

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Ternyata Sukses...
Tapi footer e-mailnya juga terkirim. Ketahuan deh kalau saya pemakai Indosat. Hehe

Friday, July 09, 2010

Pola Masalah

Wuih, setelah sekian lama nggak nge-blog akhirnya blogging lagi. Hehehe.

Kali ini sebenarnya bukan postingan yang penting, hanya postingan biasa-biasa saja nggak ada yang kurang atau lebih.
Udah lama nggak nulis jadi agak bingung mau mulai dari mana. Hmm...

Kawan, tau nggak kalau sebenarnya masalah itu ada polanya. Yang aku amati modelnya seperti pola linier berbanding lurus dengan usia. Halah, ribet amat penjelasannya. Intinya gini, makin bertambah usia kita, maka masalah yang kita hadapi pasti bertambah berat dan kompleks. Nggak beda jauh ketika kita duduk di bangku sekolah, makin tinggi tingkatan kita maka makin sulit pelajarannya. Tapi memang begitulah hidup. Mau nggak mau kita harus terus berjuang sesuai perkembangan kebutuhan hidup yang pasti tak mungkin berkurang tiap tahunnya.

Masalah pasti ada, nah tinggal ubah pola berpikir kita untuk bagaimana menyelesaikan masalah tersebut dengan solusi terbaik. Ingat, setiap masalah PASTI ada solusinya, jangan terlalu fokus pada masalah, tapi fokuslah pada penyelesaian serta jalan keluar dari masalah itu. Jangan suka menunda-nunda apa yang telah kita pikirkan untuk dikerjakan.

Maka dari itu dengan makin bertambahnya usia, selayaknya kita makin cerdas memahami berbagai macam masalah dengan segala solusi terbaiknya. Semuanya sederhana, kata kuncinya fokus pada solusi, usaha keras, cari dukungan, dan do'a. Kalau semuanya sudah 100%, setiap masalah pasti akan menjadi mudah. Jadikan sebagai tantangan bagi diri sendiri untuk meningkatkan kapasitas pribadi kita menjadi lebih baik.

Selamat berkarya kawan.
Salam pejuang!!! :D